Kelakar Saldi Isra: Kalau Sudah Magang di MK, Kok Permasalahkan MK, Piye To?

Kelakar Saldi Isra: Kalau Sudah Magang di MK, Kok Permasalahkan MK, Piye To?

Hakim Mahkamah Konstitusi, Saldi Isra, melontarkan kelakar yang mencuri perhatian publik saat menanggapi dinamika kritik terhadap lembaganya. Dalam sebuah forum, ia berseloroh, “Kalau sudah magang di MK, kok masih mempermasalahkan MK, piye to?”

Pernyataan tersebut disampaikan dalam suasana santai, namun tetap sarat makna. Saldi menyinggung fenomena di mana sejumlah pihak yang pernah memiliki kedekatan atau pengalaman di lingkungan Mahkamah Konstitusi justru menjadi pengkritik lembaga tersebut.

Menurutnya, kritik tentu merupakan bagian penting dalam sistem demokrasi. Namun, ia mengingatkan bahwa pemahaman yang utuh terhadap mekanisme dan proses internal lembaga juga perlu menjadi dasar dalam menyampaikan pandangan.

Kelakar “piye to” yang menggunakan bahasa Jawa tersebut sontak mengundang tawa peserta forum, sekaligus menjadi sorotan karena dinilai sebagai cara ringan untuk menyampaikan pesan serius.

Saldi menegaskan bahwa Mahkamah Konstitusi terbuka terhadap kritik, selama disampaikan secara konstruktif dan berbasis argumentasi yang kuat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

“Silakan mengkritik, tapi tentu harus dengan pemahaman yang komprehensif,” ujarnya.

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap peran Mahkamah Konstitusi dalam berbagai isu strategis, termasuk sengketa konstitusional dan pengujian undang-undang.

Pengamat menilai, gaya komunikasi seperti yang ditunjukkan Saldi dapat membantu meredakan ketegangan sekaligus membuka ruang dialog yang lebih sehat antara lembaga dan masyarakat.

Di sisi lain, Baca Selengkapnya…